Home » Artikel Unik » Misteri Jack The Ripper Yang Misterius

Misteri Jack The Ripper Yang Misterius

Sunday, March 3rd 2013. | Artikel Unik


Misteri Jack The RipperJack The Ripper – Dalam ilmu forensik, mungkin nama Jack the Ripper akan masuk sebagai salah satu misteri pembunuhan bersejarah yang belum terpecahkan selama lebih dariĀ  100 tahun. Puluhan tersangka telah diciduk oleh keplolisian Inggris, namun hingga kini tak ada satupun yang menjadi tersangka resmi.

Kisah Jack The Ripper yang terkenal (bahkan hingga diangkat ke banyak versi di layar lebar) bermula di daerah Whitechapel, London tahun 1888. Lima orang pekerja Tuna Susila ditemukan mati mengenaskan dengan tubuh dimutilasi. Polly Nichols, Catherine Eddowes, Mary Kelly, Elizabeth Stride, dan Annie Chapman adalah nama – nama korban yang tercatat dalam kepolisian. Namun ternyata masih ada lagi beberapa korban yang tidak begitu diketahui. Sejarahwan Mei Trow percaya ada korban bernama Martha Tabram sebelum lima pembunuhan yang dilakukan Jack. Dan terakhir ada nama Alice Mackenzine sebagai korban terakhirnya.

Jack melakukan mutilasi kepada korban dengan cara menggorok tenggorokan dan isi perut korban. Kemudian biji mata dicongkel dengan posisi kaki dan tangan terpisah dari tubuh korban. Sebelumnya ia menelanjangi korban. Beberapa nama kemudian muncul sebagai tersangka, setidaknya ada 100 nama yang diajukan kepolisian setempat. Beberapa nama bahkan sangat familiar, sebut saja seniman Walter Sickert, kemudian ada Lewis Carroll, pengarang buku Alice in Wonderland. Bahkan ada nama cucu ratu Victoria, Duke of Clarence.

Misteri Jack The Ripper Yang Misterius

Teori mengenai identitas Jack The Ripper juga muncul. Mulai dari masalah kebencian karena tidak suka terhadap kaum perempuan, masa lalu yang buruk, hingga masalah pribadi karena pernah dikhianati pacar seorang wanita tuna susila. Jack The Ripper juga digambarkan tidak berinteraksi dengan orang sekitar dalam waktu cukup lama, sehingga ia mengalami masalah sosial. Satu nama yang pernah dicurigai sesuai deskripsi ini ialah Robert Mann yang ditinggal ayahnya sejak kecil dan bekerja sebagai seorang pekerja di rumah mayat Whitechapel.

Saat kepolisian ingin melihat mayat Polly Nichols, Robert Mann sudah menelanjangi mayat itu. Ini yang membuat Mei Trow yakin bahwa Mann adalah seorang Jack The Ripper karena bisa jadi maksud menelanjangi mayat itu adalah untuk mengagumi hasil pembunuhannya sendiri.

Tersangka lainnya yang dianggap valid sebagai Jack The Ripper adalah James Maybrick, seorang pedagang kapas. Ia berdua tinggal bersama istrinya, Florence di Liverpool. Sejak penangkapannya, ia mengaku sebagai kambing hitam. Setahun setelah penangkapannya, ia mengaku sebagai kambing hitam. Setahun setelah penangkapannya, ia malah meninggal setelah diduga mengkonsumsi Arsen. Namun pengadilan memutuskan bahwa ia telah dibunuh istrinya sendiri yang akhirnya dipenjara selama 15 tahun.

Lalu apa bukti kalau James Maybrick seorang Jack The Ripper?

Pada tahun 1992, seorang pria bernama Michael Barett mengaku telah menemukan buku harian Maybrick di rumah tuanya di Liverpool. Dalam buku itu, Maybrick mengaku sebagai Jack The Ripper, meskipun banyak penyidik cukup skeptis dengan buku harian tersebut karena banyak gaya tulisan berbeda dalam beberapa halaman. Tapi penyidik lain malah menganjurkan agar temuan tersebut terus diselidiki dengan alasan bukankah pembunuh biasanya memiliki kepribadian ganda?

Namun, ada juga dugaan terhadap profesi kedokteran, dimana Jack merupakan seorang dokter ahli bedah karena hasil mutilasi dan sayatan – sayatan tubuh pada korban begitu rapi. Kini, kasus ini dihentikan sampai ditemukannya bukti-bukti baru.

Demikianlah informasi mengenai Misteri Jack The Ripper Yang Misterius. Semoga bermanfaat :-)

Artikel Bahasa Indonesia lainnya mengenai:

TwitterFacebookGoogle+Blogger PostWordPressTumblrBagikan
tags: ,


200 OK

OK

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.

Please contact the server administrator, webmaster@artikelbahasaindonesia.org and inform them of the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the error.

More information about this error may be available in the server error log.

Additionally, a 500 Internal Server Error error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.