Home » Artikel Pendidikan » Bandara Udara Soekarno Hatta, Sejarah, Foto & Perkembangan

Bandara Udara Soekarno Hatta, Sejarah, Foto & Perkembangan

Wednesday, November 21st 2012. | Artikel Pendidikan


Bandara Udara Soekarno Hatta, Sejarah, Foto & Perkembangan

Artikel Bahasa Indonesia – Sebagai warga negara Indonesia tentunya mengenai Bandara Udara Soekarno Hatta. Bandara international yang terletak di Cengkareng, Jakarta Barat ini telah ditetapkan sebagai bandara udara utama sejak tahun 1985, dengan 3 blok terminal utama untuk penerbangan domestik dan internasional. Pesawat domestik yang beroperasi antara lain Garuda Indonesia dan Merpati Nusantara. Sedangkan terminal 3 yang baru rampung pada tahun 2009 ini khusus digunakan untuk penerbangan tiket murah. Bila anda lama tak naik pesawat, tentunya akan merasa baru dengan terminal 3 ini. Terminal ini dibangun dengan gaya arsitektur yang lebih fresh dan unik karena dirancang oleh oleh Charles de Gaulle, perancang terkenal yang juga merancang bandara udara Charles de Gaulle di Paris.

Terminal 4 direncanakan akan dibangun pada tahap ke-4 yang terletak disebelah timur laut terminal 2. Terminal 4 ini dikabarkan akan berbentuk H dengan desain eco-friendly nan modern seperti halnya terminal 3.

Luas Dan Spesifikasi Bandara Udara Soekarno Hatta

Berikut adalah beberapa informasi luas tanah dari Bandara Udara Soekarno Hatta:

  • Bandara Soekarno Hatta didirikan diatas tanah seluas 18 kmĀ²
  • Jalur taxiway sepanjang 2.4 km
  • Memiliki 150 counter check-in untuk melakukan pemeriksaan masuk
  • 30 bagasi barang-barang dari penumpang yang melakukan penerbangan
  • Memiliki 42 gerbang
  • Terdapat 25 gerai lapor masuk dengan 5 bagasi serta 7 gerbang

Sejarah Bandara Udara Soekarno Hatta

Pada mulanya Bandara Internasional berlokasi di Kemayoran dan Halim Perdana Kusuma (Bandara Udara Kemayoran sudah tidak ada). Dikarenakan oleh pertimbangan lalu lintas yang semakin padat ditambah keperluan penerbangan militer dan charter, maka bandara udara kemayoran yang berdekatan dengan bandara Halim pun ditutup dengan alasan ketertiban dan keamanan.

Rencana untuk merelokasi letak bandara baru dimulai pada awal tahun 1970-an dengan menetapkan 8 lokasi baru yang akan dipertimbangkan menjadi bandara udara baru, yakni Jonggol, Curug, Tangerang Selatan, Tangerang Utara, Babakan, Kemayoran, Halim dan Malaka. Dari hasil perundingan yang dilakukan oleh USAID, akhirnya pilihan ditetapkan di Tangerang Utara sebagai lokasi utama dan Jonggol sebagai bandara alternatif.

Biaya Pembangunan Bandara Udara Soekarno Hatta

Proyek pembangunan dimulai pada tahun 1974-1975 yang dilakukan oleh sebuah perusahaan arsitek asal Kanada, bernama ACRESS International Ltd dan Searle Wilbee Rowland. Pembuatan layout perancangan dilakukan pertama kali pada tanggal 20 Februari 1974 dengan biaya sebesar 1 juta USD. Perancangan tersebut baru mendapat persetujuan (approval) pada akhir Maret 1975 dengan model berupa 3 landasan pacu dan terminal internasional, terminal domestik bertingkat 3 dan terminal haji.

Total biaya yang dikeluarkan untuk pembangunan mencapai USD 465 juta ditambah USD 126 juta untuk terminal domestik, dengan masa pembangunan mencapai 6 tahun terhitung dari 1975-1981. Proyek ini pun diberi nama Jakarta International AirportĀ  dengan kode: JIA-C

Tahap Pembangunan Bandara Udara Soekarno Hatta

Tahun 1975 – 1977 – Penetapan lahan tanah serta pengaturan perbatasan provinsi

12 November 1976 – Kontraktor Aeroport de Paris memenangkan tender perencanaan

18 Mei 1977 – Persetujuan dan tanda tangan kontrak antara kontraktor Aeroport de Paris dengan pemerintahan Indonesia dilakukan. Wakil kontraktor dari Indonesia yang ditunjuk adalah PT Konavi.

Mei 1977 – Agustus 1978 – Masa pengerjaan bandara udara mencapai 18 bulan dengan hasil pembangunan berupa 2 landasan pacu berikut taxiway, 2 jalur aspal di timur dan barat dengan jalan umum pada wilayah timur

20 Mei 1980 – Melanjutkan proyek pembangunan dengan alokasi dana yang disiapkan untuk 4 tahun oleh perusahaan-perusahaan berikut: Sainraptet Brice, SAE, Colas bersama PT Waskita Karya

1 Desember 1980 – Biaya pembangunan senilai 384,8 miliar disetujui dan ditandatangani oleh pemerintahan Indonesia dengan perusahaan pembangun.

1 Desember 1984 – Bangunan fisik dan fasilitas bandara udara Soekarno Hatta selesai dibangun

1 Mei 1985 – Memulai pembangunan terminal 2 pada tahun 11 Mei 1992

23 Desember 1986 -Kepres No.64 mengenai peraturan penerbangan dan sarana transportasi darat yang diberlakukan pada areal Bandara diberlakukan

Foto-Foto Bandara Udara Soekarno Hatta

Bandara Udara Soekarno Hatta

Demikianlah informasi mengenai Bandara Udara Soekarno Hatta, Sejarah, Foto & Perkembangan. Semoga bermanfaat :-)

—–

Artikel Bahasa Indonesia lainnya mengenai:

Pulau Terkecil di Dunia

Mesin Terbesar Yang Pernah Dibuat Oleh Manusia

TwitterFacebookGoogle+Blogger PostWordPressTumblrBagikan
tags: ,


200 OK

OK

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.

Please contact the server administrator, webmaster@artikelbahasaindonesia.org and inform them of the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the error.

More information about this error may be available in the server error log.

Additionally, a 500 Internal Server Error error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.