Home » Artikel Lingkungan » Sekilas Tentang Bunga Bangkai ( Bunga Raflesia )

Sekilas Tentang Bunga Bangkai ( Bunga Raflesia )

Wednesday, September 26th 2012. | Artikel Lingkungan


Sekilas Tentang Bunga Bangkai ( Bunga Raflesia ) – Sebagai warga negara Indonesia tentunya anda pernah mendengar tentang bunga raflesia ( Raflesia Arnoldii ) atau yang lebih familiar dikenal dengan nama bunga bangkai atau Padma Raksasa. Bunga ini merupakan bagian dari keluarga bunga Raffles, yang memiliki daun bunga terbesar di bumi dengan aroma yang menyengat seperti halnya aroma daging busuk (yang kemudian membuatnya menjadi dikenal dengan nama bunga bangkai).

Bunga Raflesia hanya tumbuh ditempat – tempat tertentu di hutan curah hujan pulau Sumatera atau kebun raya bogor, Indonesia. Meskipun terdapat beberapa jenis tanaman dengan organ bunga yang lebih lebar seperti Titan Arum atau Palem Talipot, namun bunga raflesia dianggap memiliki bentuk bunga tunggal terbesar. Bunga Bangkai juga dikenal satu dari tiga bunga khas dari Indonesia selain bunga jasmin putih dan anggrek juga diakui sebagai bunga langka dunia.

Bunga Bangkai ( Bunga Raflesia )

bunga bangkaiDaun bunga raflesia tumbuh dengan diameter sekitar satu meter dengan berat mencapai 11 kg serta termasuk dalam tumbuhan merambat atau parasit. Bunga rafles merupakan tumbuhan tunggal (tak berkelompok) sehingga hanya tumbuh sekuntum saja dalam sekali waktu serta tidak memiliki daun, batang, zat klorofil bahkan akar khusus. Bunga bangkai memiliki ciri khas seperti tanaman jamur (fungi) yang tumbuh secara individu serta merupakan ancaman bagi tanaman lain disekitarnya.

Keberadaan bunga ini hanya bisa diketahui ketika bunga tumbuh. Mungkin satu – satunya bagian apda Raflesia yang dapat dikenali hanya daun bunga serta aromanya yang khas menyerupai bangkai. Aroma pada bunga bangkai mengundang serangga – serangga kotor seperti lalat dan kuman lainnya. Bunga lainnya yang memiliki bau yang serupa adalah Titan Arum.

Bunga Bangkai – Keberadaan Bunga Bangkai

Bunga raflesia sangat jarang ditemui serta sulit untuk dijumpai, terutama disebabkan oleh sulitnya menemukan letak bunga ditengah di hutan belantara yang luas, selain itu juga akar kuncup bunga memerlukan waktu berbulan – bulan untuk tumbuh menjadi bunga yang kemudian hanya bertahan selama beberapa hari saja sebelum akhirnya layu kembali.

Ketika bunga bangkai siap bermekar, bagian kuncul kecil yang terdapat diluar akar / batang tumbuh dan berkembang selama satu periode dalam satu tahun. Daun bunga yang membuka, pada bagian tengahnya terdapat susunan bunga – bunga kecil lainnya dengan benang serbuk yang terdapat didalam bunga. Aroma busuk yang keluar mengundang lalat, serangga, atau lebah datang untuk menghinggap dan menyerbuki bunga untuk tumbuh. Dan hal yang membuatnya menjadi jarang untuk berkembang adalah lalat atau serangga tersebut haruslah pernah hinggap, menyerbuki tanaman sejenis lainnya.

Demikianlah informasi mengenai Bunga Bangkai ( Bunga Raflesia ). Semoga bermanfaat.

Artikel Bahasa Indonesia lainnya:

TwitterFacebookGoogle+Blogger PostWordPressTumblrBagikan
tags: , ,


200 OK

OK

The server encountered an internal error or misconfiguration and was unable to complete your request.

Please contact the server administrator, webmaster@artikelbahasaindonesia.org and inform them of the time the error occurred, and anything you might have done that may have caused the error.

More information about this error may be available in the server error log.

Additionally, a 500 Internal Server Error error was encountered while trying to use an ErrorDocument to handle the request.